Langsung ke konten utama

Postingan

Coret-Coret #11 : Suara Kebebasan

Kita hidup di dunia cuma sekali, yakin mau melewatkan banyak momen penting dan berharga? Apalagi yg menyangkut masalah hati. Oiya, di akhirat hanya ada 2 kemungkinan kita hidup. Dibakar terus menerus atau bermanja ria. Ini membosankan. Lantas dengan terbelenggunya kita nanti di akhirat kita juga terbelenggu oleh dunia. Kita tidak boleh mengungkapkan isi hati kita, benar2 hal yg sangat sia-sia. Menyukai seseorang lawan jenis, kita dilarang mengungkapkannya. Menyukai sesama jenis dikira homo, bahkan emang ada yg homo beneran. Homo pun dilarang. Kita hanya boleh menyukai lalu ta'aruf (prosesnyapun sangat tidak terbuka, karena ada pihak yg mengganggu munculnya kepribadian masing2 pihak) kemudian jika dirasa cocok(cocok dengan kemungkinan bertopeng) menikahi. Lantas, penyesuaian hati bagaimana? Pola dari cinta orang2 berbeda-beda. Maka dari itu tercipta orang yg baik dan yg jahat. Orang yg baikpun sebenarnya jahat, mengapa? Kamu kira org jahat terbentuk karena apa? Coba pikir.. Ya...

Coret-Coret #7

Konteks K eislaman Masa Kini Semalam teman saya berdiskusi kembali tentang masa kejayaan Agama Islam dan kisah walisongo. Dari diskusi tersebut saya menemukan pentingnya ajaran Agama kepada lini kehidupan kita. Sebelum diskusi ini terjadi, ada fenomena yang membuat saya benci sekali dengan ajaran "Islam". Ajaran yang sangat mendiskriminan. Ajaran yg sedikit-sedikit meng kafir kan orang lain yang tidak sepaham dengannya. Saya sama sekali tidak menemukan bahwa Islam adalah agama yang baik. Islam sangat buruk di mata saya. Setelah melihat ajaran-ajaran tersebut. Islam yang mereka percayai adalah Islam yang penuh dengan kebencian. Tidak tenang hidup saya. "Islam" yang mereka sebarkan, menodai agama yang suci dan sakral ini. Merekalah penista sebenarnya. Hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan Allah?  Mereka gunakan standar ngeles. Mereka gunakan ayat dan hadist untuk bisa meloloskan nafsu mereka. Diskusi saya dengan tem...

Coret-Coret #6

POLITIK AGAMA Politik menurut pandangan saya adalah strategi. Melihat sesuatu yang mengguncang habis perhatian publik akhir-akhir ini membuat saya ingin menulis ini. Indonesia masih cocok untuk menggunakan pendekatan agama jika ingin memperoleh dukungan, kuasa tuhan tiada duanya. Saya bahkan anda pasti takut dengan tuhan. benar bukan? Namun, apakah anda melihat ada yang menggunakan T uhan untuk dapat memenangkan sebuah kompetisi. Tuhan dipergunakan. Saya amat murka melihatnya. Saya murka karena Tuhan yang Maha Esa digunakan sebagai alat. Agamapun dibuat sebagai Tuhan. Manusia tidak tahu diri. Mengambil kuasa tuhan dengan mengatakan KAFIR  kepada setiap orang yang memilih pemimpin Gubernur daerah. Bahkan mereka berani sekali mendahului TUHAN dengan me-neraka-kan orang yang mereka katakan KAFIR. Mereka gunakan Firman-Firman Tuhan tidak pada konteksnya. Mereka gunakan sesuka hati. © 2017, Muhammad Darussalam

Coret-coret #5

Kehidupan pasang surut sering kali membuat kita kuat. Kalian yg berhasil bertahan atas penindasan dan pahitnya berada di titik terendah akan menjadi pribadi yang kuat. Tapi bagi mereka yang kalah, depresi berat menghantui. Kegilaan mengintai, mengapa sampai kegilaan bisa mengintai? Ketidaktahanan mental terhadap titik rendah hidup membuat akal tidak lagi rasional. Tentunya pernyataan diatas belum valid, data-datanya hanya dari diri saya pribadi. Saya bersyukur berikan sebuah pengalaman hidup yang amat pedih beberapa waktu ini. Pengalaman ini membuat saya semakin kuat dan menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Karena saya tahu, apabila masalah tidak dihadapi. Lalu, dimana saya harus mengambil pelajaran? Dimana saya akan dapat pengalaman berharga? Acapkali kita tidak bersyukur diberikan masalah, kita hanya mengeluh... Jujur saya juga mengeluh. Saya hanya bisa menguatkan hati saya. Meneguhkan pilihan saya dan menetapkan tujuan hidup saya kemba...

Coret-coret #4

Menjaga hati. Kenapa hati harus dijaga? Jika anda pernah melihat/menonton serial animasi naruto, anda pasti sadar tentang apa pentingnya menjaga hati. Hati yg dimaksudkan disini adalah perasaan atau psikologi atau sebutan lainnya. Begini, terkadang hati menjadi dasar bagi seseorang untuk melakukan suatu tindakan atau Memang segala tindakan manusia berdasarkan hati? Berbicara masalah hati ini, sebenarnya sangat kompleks. Kita bisa lihat betapa kuatnya hati mempengaruhi kondisi psikologi manusia. Dimana hati bisa membuat manusia menjadi orang yg menyenangkan, kadang menyebalkan, atau bahkan beringas. Banyak sekali contoh hati yang bisa membuat orang buta, seperti kasus rian jombang. Atau berhentinya sebuah peperangan kala hati yg keras terenyuh atas sebuah setuhan lembut. Seperti di naruto? Tugas hati ini sangat penting, lantas apakah hati memiliki mata? Mengapa ia bisa memberikan emosi sedemikian rupa kepada tubuh manusia? *kalo ada yg bisa jawab comment yaahh* Darimanakah emosi...

Coret-Coret #3

Seorang yang mencintaimu. Dia tidak akan muluk-muluk meminta sebuah hubungan. Dia yg mencintaimu hanya ingin kamu selalu dalam keadaan baik, berpenampilan baik untuk umum. Baik bukan berarti berias/mencolok yg malah menarik perhatian orang, hanya baik bukan menarik perhatian. Seseorang yg mencintaimu secara tulus akan tetap mencintaimu walaupun tanpa status, ia hanya akan mengharapkan kamu menerimanya saat dia memintamu melalui ayahmu. Dia tidak akan mau kamu terjerumus ke dunia gelap. Dia akan senantiasa membawamu ke dunia yg cerah dan ceria. Dia yg mencintamu akan selalu ada pada saatnya, jangan harap sesuatu seperti di film-film/sinetron. Dia yg mencintaimu mungkin memperhatikanmu sebentar. Alih-alih menjaga pandangannya. Karena dia tau, cintanya tidak pantas untuk kamu sebelum kamu dimilikinya. Dia yg mencintaimu akan datang membawa cintanya yg murni, menawarkan cintanya melalui ayahmu/kakak laki-lakimu. Jika saatnya tiba, kelak ujilah cintanya. Cinta yang murni kelak membawa...

Coret-Coret #2

Dari zaman batu manusia mulai mempelajari hal-hal tentang dunia dan sesama, banyak sekali ilmu baru muncul. Sekarang mungkin sudah ada jutaan bahkan milyaran paper atau ilmu baru, Bayangkan saja jika kita semua tidak giat belajar! Sudah pasti jauh ketinggalan zaman. Kata orang belanda, Indonesia sudah tertinggal 1 abad dalam hal keilmuan. Jelas kita dijajah 350 tahun, tapi tanggungjawab kita semua agar kita dapat mengejar kembali ketertinggalan kita. Apa mau kita menetap disini saja? Menjadi buruh bagi para penemu? Menjadi seorang yang tau cara pengerjaan tanpa tahu konsepnya? Saya rasa ini tidak akan membawa kita kepada kemajuan. Lantas apakah anda hanya berdiam diri dan merasa cukup menjadi buruh, yaa paling tinggi manajer regional? Apakah cukup kita berkiprah di negeri ini tanpa membawa hasil seperti mereka yang anda bantu pekerjaannya? Mereka mendapat 1000% dari yang anda dapat.. Seperti Emas yang diambil dari perut bumi Indonesia dengan omzet 7000 triliun per tahun seda...