Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Coret-coret #5

Kehidupan pasang surut sering kali membuat kita kuat. Kalian yg berhasil bertahan atas penindasan dan pahitnya berada di titik terendah akan menjadi pribadi yang kuat. Tapi bagi mereka yang kalah, depresi berat menghantui. Kegilaan mengintai, mengapa sampai kegilaan bisa mengintai? Ketidaktahanan mental terhadap titik rendah hidup membuat akal tidak lagi rasional. Tentunya pernyataan diatas belum valid, data-datanya hanya dari diri saya pribadi. Saya bersyukur berikan sebuah pengalaman hidup yang amat pedih beberapa waktu ini. Pengalaman ini membuat saya semakin kuat dan menjadi pribadi yang lebih baik. Saya berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Karena saya tahu, apabila masalah tidak dihadapi. Lalu, dimana saya harus mengambil pelajaran? Dimana saya akan dapat pengalaman berharga? Acapkali kita tidak bersyukur diberikan masalah, kita hanya mengeluh... Jujur saya juga mengeluh. Saya hanya bisa menguatkan hati saya. Meneguhkan pilihan saya dan menetapkan tujuan hidup saya kemba...

Coret-coret #4

Menjaga hati. Kenapa hati harus dijaga? Jika anda pernah melihat/menonton serial animasi naruto, anda pasti sadar tentang apa pentingnya menjaga hati. Hati yg dimaksudkan disini adalah perasaan atau psikologi atau sebutan lainnya. Begini, terkadang hati menjadi dasar bagi seseorang untuk melakukan suatu tindakan atau Memang segala tindakan manusia berdasarkan hati? Berbicara masalah hati ini, sebenarnya sangat kompleks. Kita bisa lihat betapa kuatnya hati mempengaruhi kondisi psikologi manusia. Dimana hati bisa membuat manusia menjadi orang yg menyenangkan, kadang menyebalkan, atau bahkan beringas. Banyak sekali contoh hati yang bisa membuat orang buta, seperti kasus rian jombang. Atau berhentinya sebuah peperangan kala hati yg keras terenyuh atas sebuah setuhan lembut. Seperti di naruto? Tugas hati ini sangat penting, lantas apakah hati memiliki mata? Mengapa ia bisa memberikan emosi sedemikian rupa kepada tubuh manusia? *kalo ada yg bisa jawab comment yaahh* Darimanakah emosi...

Coret-Coret #3

Seorang yang mencintaimu. Dia tidak akan muluk-muluk meminta sebuah hubungan. Dia yg mencintaimu hanya ingin kamu selalu dalam keadaan baik, berpenampilan baik untuk umum. Baik bukan berarti berias/mencolok yg malah menarik perhatian orang, hanya baik bukan menarik perhatian. Seseorang yg mencintaimu secara tulus akan tetap mencintaimu walaupun tanpa status, ia hanya akan mengharapkan kamu menerimanya saat dia memintamu melalui ayahmu. Dia tidak akan mau kamu terjerumus ke dunia gelap. Dia akan senantiasa membawamu ke dunia yg cerah dan ceria. Dia yg mencintamu akan selalu ada pada saatnya, jangan harap sesuatu seperti di film-film/sinetron. Dia yg mencintaimu mungkin memperhatikanmu sebentar. Alih-alih menjaga pandangannya. Karena dia tau, cintanya tidak pantas untuk kamu sebelum kamu dimilikinya. Dia yg mencintaimu akan datang membawa cintanya yg murni, menawarkan cintanya melalui ayahmu/kakak laki-lakimu. Jika saatnya tiba, kelak ujilah cintanya. Cinta yang murni kelak membawa...

Coret-Coret #2

Dari zaman batu manusia mulai mempelajari hal-hal tentang dunia dan sesama, banyak sekali ilmu baru muncul. Sekarang mungkin sudah ada jutaan bahkan milyaran paper atau ilmu baru, Bayangkan saja jika kita semua tidak giat belajar! Sudah pasti jauh ketinggalan zaman. Kata orang belanda, Indonesia sudah tertinggal 1 abad dalam hal keilmuan. Jelas kita dijajah 350 tahun, tapi tanggungjawab kita semua agar kita dapat mengejar kembali ketertinggalan kita. Apa mau kita menetap disini saja? Menjadi buruh bagi para penemu? Menjadi seorang yang tau cara pengerjaan tanpa tahu konsepnya? Saya rasa ini tidak akan membawa kita kepada kemajuan. Lantas apakah anda hanya berdiam diri dan merasa cukup menjadi buruh, yaa paling tinggi manajer regional? Apakah cukup kita berkiprah di negeri ini tanpa membawa hasil seperti mereka yang anda bantu pekerjaannya? Mereka mendapat 1000% dari yang anda dapat.. Seperti Emas yang diambil dari perut bumi Indonesia dengan omzet 7000 triliun per tahun seda...

Coret-Coret #1

Demoin Makna demokrasi kini semakin dilupakan. Demi keberlangsungan hidup sendiri, mereka rela beringas bahkan mengesampingkan ketertiban dan kepentingan umum. Hidupmu ya hidupmu, apalah arti demokrasi apabila slogan ini terlontar? Dimana nurani manusia? Melihat kelamnya hidup akan membuat kita bersyukur akan keadaan saat ini. Tapi jika tidak melihat keatas, perkembangan sukar diraih. Lihatlah dunia ini secara luas dan tidak terkotak-kotak sesekali. Pikirkan segala sesuatu dari ratusan faktor. Dunia terlalu luas untuk dilihat dari 1-5 faktor bahkan 10 faktor. Luaskan lagi, Buka lagi, Renungkanlah. Dunia ini tidak hanya milikmu, tidak pula milikku. Dunia ini milik seluruh manusia yg jumlahnya milyaran. Dunia ini milik hewan yg harus dijaga untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Dunia ini milik tumbuhan agar kebutuhan bumi ini terpenuhi. Banyak lagi aspek yg belum terbuka. Sekarang bukan saatnya memikirkan diri sendiri. Karena bumi ini sudah mulai sakit. Sudah...