Dari zaman batu manusia mulai mempelajari hal-hal tentang dunia dan sesama, banyak sekali ilmu baru muncul. Sekarang mungkin sudah ada jutaan bahkan milyaran paper atau ilmu baru, Bayangkan saja jika kita semua tidak giat belajar! Sudah pasti jauh ketinggalan zaman. Kata orang belanda, Indonesia sudah tertinggal 1 abad dalam hal keilmuan. Jelas kita dijajah 350 tahun, tapi tanggungjawab kita semua agar kita dapat mengejar kembali ketertinggalan kita. Apa mau kita menetap disini saja? Menjadi buruh bagi para penemu? Menjadi seorang yang tau cara pengerjaan tanpa tahu konsepnya? Saya rasa ini tidak akan membawa kita kepada kemajuan. Lantas apakah anda hanya berdiam diri dan merasa cukup menjadi buruh, yaa paling tinggi manajer regional? Apakah cukup kita berkiprah di negeri ini tanpa membawa hasil seperti mereka yang anda bantu pekerjaannya? Mereka mendapat 1000% dari yang anda dapat.. Seperti Emas yang diambil dari perut bumi Indonesia dengan omzet 7000 triliun per tahun seda...