Apa itu dosa?
Dosa menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mempunyai dua arti yaitu"1. perbuatan yang melanggar hukum Tuhan atau agama"
"2. perbuatan salah (seperti terhadap orang tua, adat, negara)"
kita sering mendengar bahwa dosa sama dengan neraka. Karena ini kita sangat menghindari apa yang namanya dosa, namun menurut pengertian KBBI dosa itu bisa juga diartikan saat melakukan perbuatan salah dalam perspektif yang belum jelas nilai universalnya, misal.
"salah terhadap orang tua, orang tua memiliki nilai-nilai yang sangat relatif. tidak selalu orang tua "A" akan sama dengan orang tua "B" misal dalam hal menikmati makan malam. orang tua "A" mungkin akan marah jika makan malamnya tidak bersama-sama sementara orang tua "B" apabila sudah jamnya makan malam mau bersama-sama atau tidak yasudah makan saja."
kedua hukum adat, Indonesia ini sangat beragam adat dan sukunya sehingga sangat jelas akan terjadi banyak sekali perbedaan nilai yang dianut dan diakui. Sebagai contoh suku "A" memaknai sebuah tradisi seperti wayang merupakan hiburan yang perlu dilaksanakan sementara suku "B" menurut mereka wayang merupakan hal yang tabu karena memainkan peran dalam sebuah boneka.
untuk negara saya tidak akan bahas karena dari 2 contoh di atas menurut saya sudah jelas menggambarkan bahwasanya tidak semua nilai itu sama.
kemudian, bagaimana definisi dosa yang terdapat di KBBI ini dapat berlaku? dengan nilai-nilai yang berbeda bagaimana bisa kita mengatakan bahwa dia berdosa karena melakukan suatu hal yang menurut dirinya itu bukanlah sebuah dosa?
oke, jika nilai yang diciptakan manusia bisa beragam bagaimana dengan hukum tuhan atau agama?
Hukum agama juga bervariasi, bagaimana tidak mari kita lihat jumlah agama di dunia
"There are some 4,300 religions of the world. This is according to Adherents, an independent, non-religiously affiliated organisation that monitors the number and size of the world's religions."
-Dr Stephen Juanada 4.300 agama di Dunia ini, yang berarti sangat memungkinkan untuk sebuah nilai akan berbeda pada setiap keyakinan agama masing-masing. contoh yang paling mudah dipahami adalah perbedaan dalam makan babi, dimana agama islam melarang hal ini sementara agama lainnya ada yang tidak melarangnya. Ini contoh simpel dari berbedaan nilai dalam sebuah agama.
yang berarti nilai-nilai agama juga semu tidak berlaku universal, hanya berlaku bagi penganutnya masing-masing.
lantas, bagaimana dosa terjadi pada "manusia" karena pada dasarnya nilai-nilai ini sangatlah relatif, apakah dosa hanya berlaku bagi penganut nilai-nilai tertentu? ataukan dosa merupakan sesuatu yang khusus (private) karena nilai-nilai yang diakui setiap penganutnya berbeda? Apakah ada nilai universal yang dapat benar-benar menjadi dosa bagi manusia tanpa harus melihat manusia itu dari suatu agama, negara, suku, adat, bahkan manusia itu sendiri.
Apakah Dosa merupakan paradox?
Komentar
Posting Komentar