Langsung ke konten utama

Postingan

Coret-Coret #2

Dari zaman batu manusia mulai mempelajari hal-hal tentang dunia dan sesama, banyak sekali ilmu baru muncul. Sekarang mungkin sudah ada jutaan bahkan milyaran paper atau ilmu baru, Bayangkan saja jika kita semua tidak giat belajar! Sudah pasti jauh ketinggalan zaman. Kata orang belanda, Indonesia sudah tertinggal 1 abad dalam hal keilmuan. Jelas kita dijajah 350 tahun, tapi tanggungjawab kita semua agar kita dapat mengejar kembali ketertinggalan kita. Apa mau kita menetap disini saja? Menjadi buruh bagi para penemu? Menjadi seorang yang tau cara pengerjaan tanpa tahu konsepnya? Saya rasa ini tidak akan membawa kita kepada kemajuan. Lantas apakah anda hanya berdiam diri dan merasa cukup menjadi buruh, yaa paling tinggi manajer regional? Apakah cukup kita berkiprah di negeri ini tanpa membawa hasil seperti mereka yang anda bantu pekerjaannya? Mereka mendapat 1000% dari yang anda dapat.. Seperti Emas yang diambil dari perut bumi Indonesia dengan omzet 7000 triliun per tahun seda...

Coret-Coret #1

Demoin Makna demokrasi kini semakin dilupakan. Demi keberlangsungan hidup sendiri, mereka rela beringas bahkan mengesampingkan ketertiban dan kepentingan umum. Hidupmu ya hidupmu, apalah arti demokrasi apabila slogan ini terlontar? Dimana nurani manusia? Melihat kelamnya hidup akan membuat kita bersyukur akan keadaan saat ini. Tapi jika tidak melihat keatas, perkembangan sukar diraih. Lihatlah dunia ini secara luas dan tidak terkotak-kotak sesekali. Pikirkan segala sesuatu dari ratusan faktor. Dunia terlalu luas untuk dilihat dari 1-5 faktor bahkan 10 faktor. Luaskan lagi, Buka lagi, Renungkanlah. Dunia ini tidak hanya milikmu, tidak pula milikku. Dunia ini milik seluruh manusia yg jumlahnya milyaran. Dunia ini milik hewan yg harus dijaga untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Dunia ini milik tumbuhan agar kebutuhan bumi ini terpenuhi. Banyak lagi aspek yg belum terbuka. Sekarang bukan saatnya memikirkan diri sendiri. Karena bumi ini sudah mulai sakit. Sudah...